Ulama besar Syekh Abu al-Abbas al-Mursi Rahimahullah berkata: "Seandainya dirimu adalah milikmu, berbuatkan sesukamu. Namun kamu bukan milikmu sehingga kamu tidak bisa berbuat sesukamu. Jika dirimu adalah milik pencipta-Nya, biarkanlah Dia (Allah) berbuat sesuai dengan kehendak-Nya."
Selanjutnya, dikatakan: "Kelapangan terdapat dalam sikap pasrah kepada Allah dan tidak ikut mengatur bersama-Nya. Itulah hakikat penghambaan (berserah diri)."
"Siapa yang bersandar kepada Allah, berarti ia telah diberi petunjuk ke jalan yang lurus." (QS Ali Imran [3]: 101)
"Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilih. Mereka (manusia) tidak punya pilihan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi atas apa yang mereka sekutukan." (QS Al Qashash [28]: 68)
"Atau apakah manusia akan mendapatkan semua yang diinginkannya? (Tidak) hanya milik Allah kehidupan di dunia dan kehidupan di akhirat." (QS Al Najm [53]: 24-25)
"Nikmat apa saja yang ada padamu, berasal dari Allah." (QS Al Nahl [16]: 53)
"Rahmat-Ku meliputi segala sesuatu." (QS Al A'raf [7]: 156)
"Allah adalah Pencipta segala sesuatu." (QS Ar Ra'd [13]: 16)
"Allah yang menciptakan kalian dan apa yang kalian lakukan." (QS Ash Shaffat [37]: 95)
"Allah tiada Tuhan selain-Nya Yang Maha Hidup dan Maha Tegak (terus menerus mengurus seluruh makhluk-Nya)." (QS Al Baqarah [2]: 255)
"Dia lebih mengetahui tentang diri kalian ketika Dia menjadikan kalian dari tanah dan ketika kalian masih berbentuk janin." (QS Al Najm [53]: 32)
"Seluruh keputusan hanya milik Allah. Dia memerintahkan agar kalian tidak mengabdi kecuali kepada-Nya." (QS Yusuf [12]: 40)
"Allah menghendaki kemudahan bagi kalian dan tidak menghendaki kesulitan." (QS Al Baqarah [2]: 185)
"Allah adalah Pelindung orang yang beriman. Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan menuju cahaya." (QS Al Baqarah [2]: 257)
"Siapa yang bertawakal kepada Allah, Dia akan mencukupinya." (QS At Thalaq [65]: 3)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)








No comments:
Post a Comment